7:44 pm - Tuesday July 29, 2014

Pemkab Karawang Alokasikan Rp30 M Untuk Jamkesda

94 Viewed adi.suryadi 0 respond
Pemkab Karawang Alokasikan Rp30 M Untuk Jamkesda

KARAWANGID.COM,- Pemkab Karawang mengalokasikan anggaran mencapai Rp30 miliar untuk program Jamkesda. Anggaran tersebut mengalami penurunan dibandingkan tahun 2012.

Meski dari sisi nominal mengalami penurunan, Dinas Kesehatan Karawang berupaya untuk mengoptimalkan pelayanan bagi keluarga miskin. Salah satunya dengan menunjuk 15 rumah sakit pemerintah dan swasta sebagai lembaga rujukan bagi keluarga miskin (gakin).

Kadinkes Karawang, Asep Hidayat Lukman menuturkan, di Karawang masih banyak keluarga miskin yang memerlukan perlindungan kesehatan. Apalagi, program Jamkesmas, tak menyentuh semua masyarakat miskin di Karawang.

“Untuk jumlah gakin yang terdaftar jadi peserta Jamkesda, belum ada data pasti,” ujar Asep kepada wartawan, Rabu (17/4).

Diakui Asep, program Jamkesda menyita banyak perhatian karena sasarannya cukup banyak. Dengan demikian, alokasi anggaran pun harus lebih besar termasuk untuk alokasi tahun ini yang dinilai masih kurang. Sebab, tahun sebelumnya, khusus untuk program Jamkesda anggaran yang digelontorkan mencapai Rp54 milyar.

“Anggaran 2012 merupakan yang terbesar di Jawa Barat. Namun, tetap saja dinas kesehatan masih memiliki utang ke RSUD Karawang. Mengingat, piutang RSUD dari program Jamkesda ini masih mencapai Rp5 miliar lagi. Dengan begitu, berapapun anggaran untuk Jamkesda, akan selalu habis terpakai. Bahkan, masih kurang,” terangnya.

Untuk mengantisipasi tingginya kekurangan, pada perubahan anggaran akan dialokasikan lagi anggaran untuk Jamkesda. Sehingga, utang dinkes ke 15 rumah sakit yang jadi rujukan tidak akan bertambah besar. Dengan kondisi piutang Jamkesda yang masih menumpuk, pihaknya khawatir rumah sakit rujukan menolak untuk melayani pasien gakin. Saat ini, perjanjian kerja sama dengan 15 rumah sakit masih menjadi pegangan pihaknya.

Pihaknya pun mengimbau, pasien gakin yang akan berobat ke rumah sakit rujukan untuk selalu membawa kartu Jamkesda. Berdasarkan data yang ada di pihaknya, dalam satu haru sekitar 50-60 warga memohonkan surat jaminan pembayaran klaim JPKMM (Jaminan Pemeliharaan Kesehatan Masyarakat Miskin).

Sementara untuk kepesertaan Jamkesmas, Kepala Bidang Bina Kesehatan Masyarakat Dinkes Karawang, Sri Sugihartati mengatakan, pada tahun ini ada peningkatan jumlah kepesertaan Jamkesmas yang digulirkan pemerintah pusat. Sebelumnya, ada 684.638 jiwa yang terdaftar jadi peserta Jamkesmas.

“Tahun ini, ada penambahan peserta sekitar 20%. Jadi jumlahnya sekitar 857.717 jiwa,” ujar Sri.

Sedangkan alokasi anggaran untuk Jamkesmas sekitar Rp23 miliar. Alokasi ini dipastikan terserap semua dengan merujuk alokasi di tahun sebelumnya. Mekanismenya, setiap puskesmas harus mengklaim alokasi belanjanya ke pemkab. Setelah itu, dinas bersangkutan akan melakukan pembayaran.

“Dengan kata lain, anggaran Jamkesmas tidak dikelola puskesmas dan RSUD. Melainkan dikelola dinas keuangan. Sehingga, bila ada alokasi yang tak terserap, bisa jadi Silpa daerah,” pungkasnya.

Sumber : m.inilahkoran.com (218)


Don't miss the stories followKARAWANG ID and let's be smart!
Loading...
0/5 - 0
You need login to vote.
Tak Paham Bahasa, SBY Tertawa & Rebut Mikropon

Tak Paham Bahasa, SBY Tertawa & Rebut Mikropon

foto paszone.com

899 PNS Di Karawang Naik Pangkat

Related posts
Your comment?
Leave a Reply


− four = 2